Jumat, 23 Oktober 2026 Berita Terkini & Terpercaya
18totoakseslive.info18totoakseslive.info
18totoakseslive.info - Your source for the latest articles and insights
Beranda › Dua Anak, Satu Ransel: Liburan Murah Meriah ke Jog...

Dua Anak, Satu Ransel: Liburan Murah Meriah ke Jogja

Punya dua anak kecil bukan alasan liburan jadi boros. Ini trik jalan-jalan ke Jogja ala orang tua baru yang tetap hemat tapi anak senang.

Dua Anak, Satu Ransel: Liburan Murah Meriah ke Jogja

Jujur aja, waktu anak kedua lahir, gue sempat mikir liburan itu cuma buat orang yang punya duit lebih. Dua anak berarti dua tiket, dua porsi makan, dua kasur, dua segalanya. Tapi ternyata salah besar. Setelah tiga kali bawa dua bocah ke Jogja dengan budget yang bikin dompet nggak nangis, gue sadar satu hal: yang mahal itu bukan liburannya, tapi kebiasaan kita pas liburan.

Nah, kalau kamu orang tua baru yang lagi galau antara pengen jalan-jalan dan takut boncos, ini pengalaman gue yang mungkin bisa kamu contek.

Baca juga: Anak Rantau, Wajib Coba 5 Liburan Murah Meriah di Indonesia Ini

Pilih Waktu yang Bikin Harga Ikut Turun

Ini yang paling gampang dan paling sering dilupakan. Harga tiket kereta, penginapan, sampai tempat wisata itu ikut naik-turun tergantung tanggal. Gue dan istri selalu usahain jalan di hari Selasa sampai Kamis. Weekend? Mahal. Libur sekolah? Lebih mahal lagi.

Informasi selengkapnya bisa dibaca di 18TOTO.

Baca Juga: Cita Rasa 99gr

Baca Juga: Keberuntungan berpihak pada mereka yang mencoba, bukan yang menonton!

Anak kecil itu sebenarnya nggak peduli hari apa. Yang mereka inget ya naik kereta, nginep di kasur baru, dan makan enak. Jadi kenapa harus maksain weekend cuma biar pas dengan jadwal orang lain?

Untuk topik 18TOTO - Cara Verifikasi Akun Pragmatic Play Terbaru Agar Transaksi Lancar Tanpa Kendala, baca ulasan lengkapnya di sini.

Gue pernah bandingin langsung. Tiket kereta Jakarta–Jogja hari Jumat malam bisa selisih hampir 40 persen dibanding hari Selasa pagi. Dikali empat orang, itu udah cukup buat beli tiket masuk Borobudur plus makan siang sekeluarga. Lumayan banget kan?

Nginep di Guesthouse, Bukan Hotel Bintang

Ini mungkin agak menantang buat sebagian orang tua. Tapi dengarin dulu. Guesthouse atau homestay di Jogja itu banyak yang bersih, ada kamar mandi dalam, dan harganya bisa setengah dari hotel. Yang penting cek review dan lihat foto asli dari tamu sebelumnya.

Gue biasanya cari yang lokasinya dekat jalan utama tapi bukan di pusat keramaian. Kenapa? Karena anak-anak butuh tidur siang, dan kalau penginapan terlalu dekat jalan raya, suara motor lewat bisa bikin mereka susah tidur. Pilih yang agak masuk gang, biasanya lebih tenang dan lebih murah.

Bonusnya, homestay sering punya dapur bersama. Ini penyelamat banget buat orang tua baru. Anak rewel pengen makan malam? Tinggal masak mie atau bikin susu hangat tanpa harus keluar cari warung tengah malam.

Bawa Perlengkapan Makan Sendiri

Nah ini yang sering luput. Makan di luar tiga kali sehari untuk empat orang, apalagi kalau anaknya picky eater, itu bisa jadi pos pengeluaran paling bengkak. Gue selalu bawa botol air isi ulang, beberapa bungkus biskuit, dan termos kecil buat bubur atau nasi tim anak.

Bukan berarti pelit, ya. Kita tetap makan di tempat lokal yang enak. Tapi nggak setiap jam anak minta jajan, kita langsung beli. Kadang lapar anak itu cuma bosan, bukan benar-benar lapar. Bawa camilan sendiri bikin kita bisa atur kapan mereka makan besar.

Untuk topik 18TOTO - Cara Verifikasi Akun Pragmatic Play Terbaru Agar Transaksi Lancar Tanpa Kendala, baca ulasan lengkapnya di sini.

Transportasi: Motor atau Angkot, Bukan Taksi Online Terus

Ini mungkin agak ribet kalau bawa dua anak. Tapi di Jogja, sewa motor harian itu jauh lebih murah daripada bolak-balik pesan taksi online. Kalau anak masih kecil banget dan butuh kursi khusus, sewa mobil lepas kunci bisa jadi opsi tengah. Hitung-hitung, sewa mobil sehari bisa setara dengan empat kali perjalanan taksi online jarak sedang.

Alternatif lain yang sering gue pakai: naik angkot atau Trans Jogja. Anak-anak justru senang, karena buat mereka naik bus itu petualangan sendiri. Murah, dan mereka dapat pengalaman baru. Sesekali boleh lah naik taksi online kalau cuaca lagi panas banget atau anak udah capek.

Pilih Tempat Wisata yang Ramah Anak dan Ramah Kantong

Jogja itu surganya tempat wisata murah. Taman Pintar, misalnya, tiketnya nggak sampai bikin kaget dan anak-anak bisa main seharian. Atau Alun-Alun Kidul yang gratis, cuma bayar parkir dan sewa sepeda kalau mau. Anak-anak gue paling seneng main di sana sore-sore, sambil gue dan istri duduk ngopi di pinggir.

Yang penting, jangan kejar semua spot foto hits. Itu jebakan. Tempat-tempat yang instagramable biasanya tiketnya lebih mahal dan ramainya minta ampun. Buat anak kecil, lapangan luas dan sedikit ruang buat lari udah lebih dari cukup.

Liburan bareng anak kecil itu bukan soal seberapa banyak tempat yang dikunjungi, tapi seberapa tenang kita menikmatinya.

Gue pernah maksain masuk tiga tempat wisata dalam sehari. Hasilnya? Anak kedua rewel sepanjang sore, istri capek, dan gue sendiri nggak sempat menikmati apa pun. Sejak itu, gue batasi maksimal dua tempat per hari. Sisanya ya istirahat di penginapan atau main di taman.

Siapkan Dana Darurat Kecil, Tapi Jangan Boros

Ini mungkin terdengar aneh buat artikel hemat. Tapi jujur, bawa anak kecil itu ada aja kejadian tak terduga. Tiba-tiba demam, tiba-tiba sepatu basah kena hujan, tiba-tiba minta sesuatu. Jadi gue selalu sisihin sekitar 15 persen dari total budget buat hal-hal begini.

Yang penting, dana ini bukan buat jajan impulsif. Ini buat keperluan beneran. Kalau nggak kepakai, ya syukur, bisa ditabung lagi buat liburan berikutnya. Dengan begini, kita nggak panik dan nggak asal pakai kartu kredit.

Intinya, liburan bareng dua anak itu bukan soal punya budget besar. Tapi soal tahu mana yang perlu dan mana yang cuma keinginan sesaat. Jogja ngajarin gue dan istri buat lebih santai, lebih hemat, dan lebih menikmati momen kecil. Anak-anak mungkin nggak inget detail harganya, tapi mereka inget naik kereta, main di alun-alun, dan ketawa bareng di kamar homestay. Itu yang mahal, dan itu nggak butuh banyak duit.

Tags: liburan hemat orang tua baru Jogja traveling keluarga tips liburan